Dok, Kenapa Buah Zakar Anak Saya Cuma Satu ?

Dr. Novita Laily S.
Dr. Akhada Maulana, SpU

Jika hal itu terjadi pada anak anda, maka buah hati anda perlu segera diperiksakan ke dokter untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut. Mengingat fungsi buah zakar sangat penting bagi kesuburan laki-laki, karena sperma (sel mani) diproduksi oleh organ ini.  Jika buah zakarnya cuma satu, lantas kemana  yang satunya ?

Kelainan tersebut diatas dalam bahasa kedokteran dinamakan undescenden testis (UDT) atau cryptorchidism. Kelainan ini ditandai dengan tidak adanya salah satu atau kedua buah zakar  (testis) di dalam scrotum (kantung zakar). Bagaimana ini bisa terjadi ? Dalam keadaan normal, saat masih dalam masa kehamilan, buah zakar janin laki-laki berkembang pada pekan ke-7 atau 8, kemudian akan mulai turun ke scrotum pada umur kehamilan pekan ke-28. Jika terjadi ketidaknormalan pada proses turunnya buah zakar tersebut, maka bisa saja buah zakar masih berada di dalam perut atau di lipat paha (kanalis inguinalis).

Buah ZakarSumber gambar :  Saladin the Unity of Form and Function 3rd Edition, Pp 1023.

Gambar diatas menunjukkan bagaimana proses turunnya buah zakar dari rongga perut ke skrotum yang dimulai pada usia kandungan 28 pekan.

Buah zakarSumber gambar : Urology care foundation

Kelainan bawaan UDT ini cukup sering terjadi, dengan angka kejadian 1-4% pada bayi yang cukup bulan, serta 1-45% pada bayi yang lahir kurang bulan. Sebanyak 0,8% kasus pada bayi berusia 1 tahun.

Sebenarnya apa penyebab dan faktor resiko tidak turunnya buah zakar? Penyebab pastinya masih belum diketahui, karena banyak faktor yang ikut berkotribusi atas kejadian kelainan ini. Ada faktor genetik (keturunan) dan faktor dari luar, seperti paparan zat kimia, obat-obatan, dan radiasi; selain itu bayi lahir prematur juga bisa menjadi faktor penyebab tidak turunnya buah zakar.

UDT akan menyebabkan terjadinya penurunan tingkat kesuburan pasien, akibat berkurangnya kualitas sperma. Bahkan bisa menyebabkan terjadinya kemandulan, bila banyak jaringan testis yang rusak. Kerusakan sperma dan jaringan testis terjadi bila buah zakar berada di dalam rongga perut atau lipat paha, dikarenakan suhunya lebih panas dibandingkan di dalam scrotum. Dinding kantung zakar (scrotum) mempunyai 7 lapisan, sehingga menyebabkan suhu di dalam scrotum relatif lebih dingin 2o celcius dibandingkan dengan suhu di dalam rongga perut. Hal itu memampukan testis untuk memproduksi sperma secara optimal.  Pada kasus UDT, dalam jangka waktu beberapa tahun pasien bisa mengalami kemandulan secara permanen.

Akibat lain dari UDT ini adalah resiko terjadinya keganasan (kanker) pada buah zakar yang tidak turun. Masalah yang sering terjadi pada kasus kanker testis ini adalah pasien sering terlambat datang ke dokter. Dia tidak mengetahui kalau sudah terjadi kanker di buah zakarnya, karena buah zakar sulit diraba akibat lokasinya yang ada di dalam rongga perut.

Penanganan UDT adalah dengan observasi, pengobatan, atau pembedahan. Tujuannya untuk mengoptimalkan fungsi kesuburan buah zakar, menurunkan resiko terjadinya keganasan, mencegah buah zakar terpuntir serta untuk tujuan kosmetik.

Pada bayi yang mengalami gangguan penurunan buah zakar atau UDT ini, dilakukan pengamatan (observasi) sampai usianya mencapai 6 bulan, dengan harapan buah zakar akan turun sendiri ke kantung zakar. Jika sampai 6 bulan tidak turun sendiri, maka perlu dipertimbangkan dilakukan operasi. Pada bayi yang prematur atau kurang bulan, dilakukan pengamatan selama 6 bulan terhitung dari tanggal lahir yang sebenarnya.

Yang perlu diperhatikan, walaupun buah zakar anak sudah bisa turun sendiri selama masa pengamatan, tapi evaluasi tetap harus diperhatikan karena ada kemungkinan buah zakar bisa naik lagi. Sehingga diperlukan perhatian dari para orangtua.

Sedangkan untuk terapi dengan obatr adalah terapi hormonal untuk merangsang perkembangan buah zakar dan diharapkan buah zakar bisa turun sendiri. Jenis terapi hormonal yang diberikan adalah hormon LH-releasing hormone (LHRH) dan atau hCG (suatu hormon reproduksi). Pengobatan ini diberikan sebelum anak berumur 6 bulan. Bila setelah umur 6 bulan buah zakar tetap tidak turun ke dalam kantung zakar, maka sebaiknya dilakukan pembedahan. Karena bila ditunda untuk pembedahannya, dikuatirkan fungsi kesuburan buah zakar akan semakin menurun atau rusak permanen. Pembedahan yang dilakukan pada kasus ini adalah orchiopexy, yaitu dengan menurunkan buah zakar semaksimal mungkin ke dalam buah zakar dan mengkatnya ke jaringan sekitar.

Kepustakaan :

  1. Tanagho, Emil; McAninch JW, Smith’s General Urology. Seveen edition. USA : The McGraw-Hill Companies:2008.
  2. Wein, Kavoussi, Novick et al. Campbell-Walsh Urology. Tenth edition . USA:Elsevier: 2012
  3. Saladin: Anatomy and Physiology the Unity of Form and Function. 3rd Edition.  Pp 1023. USA : The McGraw-Hill Companies:2003.
  4. Urology care foundation, 2003 available at: file:///E:/Urology%20Care%20Foundation%20-%20What%20are%20Undescended%20 Testicles%20(Cryptorchidism).htm

 

Berbagi info kebaikan dengan yang lainnya: