Apa itu Hipospadia?

Oleh: dr. Akhada Maulana Sp.U

Mungkin masih banyak di antara anda yang belum tahu apa itu hipospadia. Hipospadia merupakan suatu kelainan bawaan pada anak yang ditandai dengan posisi lubang saluran kencing yang tidak berada di tempat yang semestinya (gambar 1). Normalnya lubang saluran kencing berada di ujung penis. Namun pada anak dengan hipospadia, lubang saluran kencing bisa berada di batang penis bagian depan, scrotum, bahkan di perineum (daerah antara scrotum dan anus). Untuk posisi lubang saluran kencing pada pasien hipospadia bisa dilihat di gambar 2. Selain lubang saluran kencing yang posisinya tidak normal, hipospadia biasanya juga disertai dengan chordae (Gambar 3). Chordae merupakan jaringan ikat yang terdapat di batang penis bagian depan. Jaringan ikat ini merupakan jaringan abnormal, yang tidak akan ditemukan pada orang normal. Akibat dari terdapatnya chordae ini, penis akan menjadi bengkok ke arah depan, terutama bila ereksi.

Gambar 2 Tipe Hipospadia www.lookfordiagnosis.com

Gambar 2
Tipe Hipospadia
www.lookfordiagnosis.com

Gambar 1 Hipospadia www.childsurgery.my

Gambar 1
Hipospadia
www.childsurgery.my

Gambar 3 Chordae www.escuela.med.puc.cl

Gambar 3
Chordae
www.escuela.med.puc.cl

Gambar 4 Operasi Hipospadia www.darplastic.com

Gambar 4
Operasi Hipospadia
www.darplastic.com

Hipospadia merupakan kelainan bawaan yang diderita sejak lahir. Kelainan ini tidak bisa diobati, dan hanya bisa ditangani dengan operasi. Apa akibatnya bila tidak dilakukan operasi ? Masalah yang akan timbul bilamana hipospadia tidak ditangani adalah saat nanti anak sudah dewasa dan menikah. Dia akan mengalami kesulitan saat melakukan hubungan suami istri, dikarenakan penisnya yang bengkok dan lubang saluran kencingnya tidak di ujung penis. Akibatnya air mani tidak akan bisa masuk ke dalam rahim istri, dan akan banyak yang tumpah keluar dari kemaluan istri. Sehingga sulit terjadi pertemuan antara sperma dan sel telur, yang menyebabkan istri akan sulit untuk hamil.

Kapan sebaiknya pasien dengan hipospadia dilakukan operasi? Sebaiknya pasien hipospadia dilakukan operasi koreksi sebelum anak bersekolah, dikarenakan dikhawatirkan dia akan minder nanti saat kencing bersama teman-temannya. Operasi koreksi hipospadia dibagi dalam dua tahap; tahap pertama yaitu membuang jaringan ikat (chordae) sehingga kembali lurus penisnya dan tahap kedua adalah membuat saluran kencing yang baru dan menempatkan lubangnya di ujung penis. Operasi pertama dinamakan chordetomi dan tahap kedua uretroplasty. Namun alhamdulillaah, dengan perkembangan teknik bedah, kini operasi koreksi hipospadia bisa dilakukan bersamaan dalam satu waktu, tidak perlu dua tahap.

Perhatian khusus perlu diberikan pada anak penderita hipospadia ini, yaitu dia tidak boleh dikhitan. Karena kulit penisnya sangat diperlukan untuk operasi uretroplasty. Sehingga bila dilakukan khitan, maka ahli urologi akan kesulitan mendapatkan kulit untuk membuat saluran kencing (uretra).

 

 

Berbagi info kebaikan dengan yang lainnya: